Cerita Rakyat Padang Sumatera Barat : Sabai Nan Aluih

 Di suatu wilayah di Padang tinggal sepasang suami istri dan kedua anaknya.

Sepasang suami istri itu ialah Rajo Babanding dan Sadun Saribai. Mereka mempunyai anak laki-laki dan perempuan yang bernama Mangkutak Alam dan Sabai Nan Aluih.



Kedua anak ini memiliki sifat yang berbeda. Sabai seringkali membantu ibunya di rumah, sedangkanplay off piala dunia Mangkutak seringkali bermain layang-layang hingga kulitnya berwarna hitam karena sinar matahari.

Berbeda dengan penampilan adiknya, Sabai mempunyai paras yang cantik dan rupawan. Bahkan kecantikannya diketahui oleh semua orang, termasuk Raja Nan Panjang.

Raja Nan Panjangan adalah seorang pria tua kaya yang sering memeras rakyat namun sangat disegani di kampung Situjuh.

Raja Nan Panjang mengirimkan pengawalnya ke rumah Raja Babanding untuk melamar Sabai Nan Aluih. Namun, lamaran itu ditolak dan Raja Babanding bahkan menantang Raja Nan Panjang untuk bertarung.

Raja Nan Panjang pun menerima tantangan itu. Ia pun datang dengan pengawalnya dan perkelahian pun berlangsung. Perkelahian itu rupanya berlangsung lama, namunjadwal bola malam ini 2022 para pengawal telah tumbang lebih dulu.

Raja Babanding dan Raja Nan Panjang masih terus berkelahi sampai akhirnya Raja Babanding terkena peluru oleh salah satu pengawal dari Raja Nan Panjang yang muncul secara tiba-tiba dari semak-semak.

Raja Babanding pun tergeletak dan tak bergerak.

Kejadian ini dilihat oleh seorang gembala. Gembala ini kemudian pergi ke rumah Raja Babanding untuk memberitahukanjadwal play off piala dunia kejadian tersebut kepada keluarga Raja Babanding.

Sesampainya di rumah Raja Babanding, gembala itu bertemu dengan Sabai dan memberitahu kejadian itu.

Sabai pun berlari ke tempat kejadian. Di tengah jalan, Sabai bertemu dengan Raja Nan Panjang dan pengawalnya.

Sabai bertanya tentang kecurangan Raja Nan Panjang, tetapi Raja Nan Panjang hanya tertawa seakan-akan mengejek kematian Raja Babanding.

Sabai pun tidak bisa menahan amarahnya. Saat itu jua Sabai langsung menarik pelatuk senapan yang ia bawa dari rumah. Peluru mengenai dada Raja Nan Panjang dan ia langsung terjatuh dari kuda.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakek Tua dan Cucunya

Tubuhku Pelunas Hutang Suamiku

Cerita Rakyat Sulawesi Selatan : Putri Tandampalik