Kaus Kaki Duyung

Suatu hari yang cerah, seorang nelayan pergi ke laut. Ketika sampai di tengah laut, tiba-tiba angin bertiup kencang.

Ombak tinggi bergulung-gulung. Nelayan itu memutuskan untuk kembali ke daratan.


Nelayan itu berusaha mengayuh perahunnagapoker slotya. Sekuat apa pun dia berusaha, perahunya hanya maju sedikit. Perahu itu tertahan oleh ombak.

Tiba-tiba, dari dalam laut muncul sosok laki-laki. Rambut dan jenggotnya berwarna abu-abu.

Laki-laki itu menunggangi ombak, seperti manusia menunggangi kuda. Dia adalah duyung laki-laki.

Nelayan itu sangat ketakutan. Jika muncul duyung laki-laki, maka sebentar lagi akan datangrtv live slot badai.

Nelayan memperhatikan duyung itu. “Sepertinya duyung itu kedinginan,” pikir si nelayan.

Dingin sekali di sini. Ini karena kaus kakiku hilang, aku pun jadi kedinginan,” kata duyung laki-laki.

Sang nelayan bingung mendengar ucapan duyung. Walaupun tidak mempunyai kaki, ternyata duyung tetap membutuhkan kaus kaki. Kaus kaki itu untuk menutupi siripnya supaya tetap hangat.

Sang nelayan lalu melepas kaus kakinya. Dia melemparkan kaus kaki itu ke arah duyung. Setelah menangkap kaus kaki, duyung itu pun menghilang.

Seminggu berlalu. Sang nelayan kembali pergi ke laut. Tiba-tiba dari dalam laut muncul lagi duyung laki-laki.

“Dengar nelayan yang baik, pulanglah! Pulanglah segera! bocoran admin slotBadai sudah dekat!” kata duyung.

Sang nelayan pun cepat-cepat pulang. Benar saja, tidak lama kemudian muncul badai besar. Duyung laki-laki ternyata telah membalas jasa sang nelayan.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakek Tua dan Cucunya

Tubuhku Pelunas Hutang Suamiku

Cerita Rakyat Sulawesi Selatan : Putri Tandampalik