Legenda Bunga Ceri dan Puteri Manja
Di sebuah istana, ada seorang putri bernama Manuella. Orang lain biasa memanggilnya Putri Manu. Semua keinginan Putri Manu selalu dipenuhi oleh ayahnya. Hal ini membuat Putri Manu menjadi putri yang manja.
Beberapa hari lagi, Putri Manu berulang tahun. Ayahnya akan membuat pesta yang meriah.
“Ayah, aku ingin menjadi gadis tercantik di pesta. Aku ingin memakai pakaian yang indah dan berkilau,” kata Putri Manu.
Putri Manu lalu memesan gaun. Setelah jadi, gaun itu terlihat sangat indah. Putri Manu berputar gembira.
“Ayah, lihatlah gaun ini, aku sangat cantik memakai gaun baruku. Sekarang, aku inginslot gacor maxwin mahkota yang cocok dengan gaun baruku,” kata Putri Manu.
Pakai saja mahkota emasmu yang lama. Itu cocok dengan warna rambutmu.” kata ayah.
“Aku bosan dengan mahkota emas,” jawab Putri Manu.
“Bagaimana dengan mahkota berlian? Atau mahkota mutiara milik ibumu?” tanya ayah lagi.
“Tidak mau. Semuanya tidak ada yang cocok dengan baju baruku. Pokoknya aku ingin mahkota baru!”
Akhirnya, Putri Manu marah dan pergi ke halaman. Di sana, dia melihat bunga ceri yang indah. Putri Manu memutuskan akan membuat mahkota dari bunga ceri.
Ketika akan memetik bunga ceri, tiba-tiba terdengar suara. “Jangan petik aku. Kalau tetap memetik, kau akan berubah menjadi bungabandar casino.”
Siapa yang bicara tadi? Sungguh tidak sopan! Di negeri ini tidak ada yang bisa melarangku. Aku selalu mendapatkan apa yang kuinginkan!” kata Putri Manu sombong.
Kemudian, Putri Manu memetik bunga ceri. Dalam sekejap, Putri Manu berubah menjadi bungacasino slot.
Putri Manu berteriak memanggil ayahnya. Dia menangis keras. Namun, tidak ada yang mendengarnya.


Komentar
Posting Komentar