Cerita Delima dan Air Mata Ketulusan

Buah delima banyak disukai banyak orang. Tak hanya warnanya yang cantik dan menarik, manfaat buah delima juga sangat banyak. Buah delima sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Namun di sebuah kerajaannagapoker88 yang jauh, buah delima merupakan buah yang sangat langka. Sudah banyak orang yang mencoba menanam buah delima, tapi hasilnya nihil. Tidak ada satupun yang berbuah.


Raja menjadi sangat gelisah. Ia ingin buah delima bisa tumbuh subur di kerajaannya. Ia juga sudah susah payah melakukan berbagai cara agar buah delima bisa tumbuh di kerajaannya.

“Prajurit, tolong siapkan kuda terbaik untukku,” ujar raja, tiba-tiba.

“Maaf baginda, kalau boleh saya bertanya, untuk apakah kuda tersebut?” tanya prajurit dengan sopan.

“Aku akan pergi ke tempatbandar casino yang jauh. Tempat di mana buah delima bisa tumbuh dengan subur. Aku akan tinggal di sana untuk beberapa waktu.” jawab raja.

Mendengar jawaban raja, prajurit segera menyiapkan seekor kuda. Kuda tersebut berwarna putih dan surainya sangat indah.

Setelah semua keperluan dirasa cukup, raja pergi meninggalkan istana. Ia sengaja tak memakai baju keistimewaannya dan hanya mengenakan pakaian biasa. Ia tidak ingin dirinya diketahui oleh banyak orang.

Tak terasa, sudah berhari-hari raja melakukan perjalanan. Akan tetapi, ia belum juga sampai di tempat tujuannya. Raja lalu beristirahat di bawah pohon. Karena kelelahan, ia pun tertidur.

Tiba-tiba, raja bermimpi didatangi seorang kakek tua berambut putih dengan jenggotnya yang menjuntai ke bawah.

“Buah delima hanya akan tumbuh jika kau menyiramnya dengan air mata ketulusan,” ujar kakek tersebut, lalu menghilang.

Raja pun terbangun. Ia langsung bergegas kembali ke istana. Ia melakukan apa yang dikatakanrtv live slot oleh kakek dalam mimpi itu. Raja menangis tersedu-sedu, teringat akan semua dosa yang pernah ia lakukan kepada rakyatnya dulu.
Ajaib! Setelah raja berhenti menangis, tiba-tiba semua pohon delima yang ada di kerajaan tersebut berbuah amat lebat. Raja pun merasa bahagia, karena akhirnya buah delima bisa tumbuh subur di kerajaannya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakek Tua dan Cucunya

Tubuhku Pelunas Hutang Suamiku

Cerita Rakyat Sulawesi Selatan : Putri Tandampalik