Dongeng Pengganda Uang
Pasarnagapoker88 memang selalu ramai. Tapi, pagi ini pasar terlihat lebih ramai dari biasanya. Banyak pengunjung pasar berkumpul di satu tempat.
“Saya bisa menggandakan uang Anda dalam sekejap!” seru seseorang. Ternyata para pengunjung sedang mengerumuni seseorang yang mampu menggandakan uang.
Semua orang merasa tertarik dengan tawaran orang itu. Lagi pula, siapa yang tak mau menjadi kaya tanpa bekerja?
“Bagaimana caranya agar uangku bisa berlipat ganda?” tanya salah satu pengunjung yang merasa tertarik.
“Sangat mudah, Tuan. Anda tinggal memberikan uang yang ingin digandakan kepadaku. Besok, uang itu akan bertambah menjadi dua kali lipat,” ucap si pengganda uang lagi.
Mendengar penjelasanbandar casino itu, semua pengunjung mengeluarkan uang mereka. Mereka ingin uang mereka digandakan.
Di antara pengunjung itu, ada seorang pemuda yang merasa heran. Mengapa orang ini bekerja menjadi pengganda uang? Padahal, ia bisa menjadi kaya denganmainkasino menggandakan uangnya sendiri.
Pemuda itu pun mencari cara untuk menyelidiki pengganda uang itu.Pemuda itu menemukan sebuah cara.
“Wahai, Tuan. Aku ingin bertanya kepadamu. Bagaimana bentuk rumahmu?” tanya pemuda itu.
Pengganda uang berpikir sejenak. Jika ia mengatakan rumahnya besar dan mewah, pasti semua orang akan menganggap bahwa ia sombong. Tapi, jika ia berkata bahwa ia miskin, pengunjung akan merasa iba dan menyumbangkan uang-uang mereka.
“Rumahku kecil dan tidak bagus. Aku hidup serba pas-pasan,” jawab pengganda uang itu.
Si pemuda tersenyum mendengar jawaban pengganda uang. Ia sudah tahu kebenarannya.
“Saudara-saudara, jangan percaya dengan pengganda uang ini! Kalian semua dibohongi!” teriak pemuda itu.
Mendengar ucapan pemuda itu, si pengganda uang pun marah.
“Mengapa kau mengatakan hal itu? Apa buktinya jika aku berbohong?” tantang si pengganda uang.
“Jika memang kau pengganda uang, pasti rumahmu besar. Kau tak perlu repot-repot bekerja menggandakan uang semua orang. Kau bisa menggandakan uang-uangmu, dan menjadi orang terkaya di kerajaan ini!” seru si pemuda.
Si pengganda uang dan pengunjung pun kaget. Semua pengunjung membenarkan ucapan pemuda itu. Dengan kesal, para pengunjung mengambil uang mereka dari si pengganda uang. Pengganda uang itu pun dibawa ke hakim untuk diadili.


Komentar
Posting Komentar