Legenda Gua Ngerong
Alkisah, pada suatu hari Kerajaannagapoker88 Gumenggeng dilanda kekeringan hebat yang membuat rakyatnya menderita kelaparan parah dan berkepanjangan. Raden Arya Bangah, raja yang memimpin Kerajaan Gumenggeng saat itu bermimpi bahwa jika ada orang yang melakukan semedi di puncak gunung Andhong (saat ini menjadi Desa Andhong di Tuban) maka daerah tersebut akan selamat dari kekeringan.
Karena mimpi tersebut, Raden Arya Bangah mengadakan suatu sayembara. Siapapun yang bersedia untuk bersemedi akan dihadiahibocoran admin slot tanah yang luas.
Seorang pesohor di daerah tersebut bernama Kyai Jala Ijo muncul dan bersedia melakukan semedi namun dengan syarat ia harus ditemani dua pengawal kerajaan. Semedi pun dilakukan.
Setelah selesai melakukan pertapaan di puncak gunung Andhong, Kyai Jala Ijo mendapat petunjuk bahwa ia harus menyungkil tanah di tempat tertentu yang berada di wilayah Kerajaan Gumenggeng jika ingin kekeringan tersebut berhenti.
Ditemani dua pengawal kerajaan, ia pun melakukannya. Setelah selesai mencungkil tanah, ia pulang dan mengamanati kedua pengawal kerajaan untuk tidak menoleh ke belakang sama sekali di perjalanan pulang.
Hanya saja, satu orang pengawal menoleh ke belakang. Hingga tiba – tiba di belakang, muncul seorang putri nan cantik parasnya. Putri tersebut menggoda pengawal yang menoleh ke belakang tadi dan pengawal pun hilang dibawa pergi sang putri.
Sementara tanah yang tadinya dicungkil oleh Kyai Jala Ijo menurut kepercayaanbandar casino mengeluarkan air yang bersih dan berubah menjadi celah gua berbentuk rong atau lubang besar atau terowongan. Karena itu daerah tersebut kini dikenal dengan nama Gua Ngerong.


Komentar
Posting Komentar