Raja yang Suka Berperang

 Alkisah, hidup seorang raja yang gemar memperluas wilayahnya. Ia berpikir, jika wilayahnya luas, kerajaannya akan menjadi kaya. Jika kerajaan kaya, maka rakyat akan makmur. Sayangnya, cara yang ditempuh raja untuk memperluas kerajaannya tidaklah bijak. Ia lebih suka berperang untuk merebut wilayah kerajaannagapoker88 lain.


Suatu hari, raja memanggil penasihat kerajaan untuk membicarakan perluasan wilayah.

“Aku ingin memperluas wilayahku. Siapkan prajurit untuk berperang. Sepertinya kali ini kita akan membutuhkan banyak prajurit,” ucap raja.

“Tidakkah ada cara lain untuk memperluas wilayah selain berperang, Tuanku?” tanya penasihat kerajaan.

“Cara apa lagi? Berperang adalah satu-satunya cara untuk memperluas wilayah,” ucap raja, heran dengan pertanyaan penasihat kerajaan.

“Tapi, berperang hanya akan membuat rakyat sengsara,Tuanku. Lebih baik memperluas kerajaan dengan perbuatan baik. Itu akan membuat rakyat menjadi makmur,” jelas penasihat kerajaan.

“Bagaimana rakyat bisa menjadi sengsara? Bukankah dengan memperluas wilayah, kerajaan menjadi kaya? Jika kerajaan kaya, rakyat akan menjadi makmur,” kata raja, tetap dengan pendiriannya.

“Tapi, bagaimana dengan keluarga prajurit yang berperang? Bagaimana dengan anak dan istri mereka? Banyak prajurit yang gugur dalam peperangan. Para istri akan menjadi janda, dan anak-anak menjadi yatim,” ujar penasihatbandar casino kerajaan.

Raja terdiam, merenungi penjelasan penasihatnya.

“Memperluas kerajaan dengan berperang, sama saja dengan memanjat pohon untuk mencari ikan. Tidak akan menemukan ikan di sana,”tambah penasihat kerajaan.

“Ah, aku tetap dengan pendirianku. Aku akan memperluas wilayahcasino online terpercaya kerajaan dengan cara berperang. Aku yakin, jika wilayahku luas, pasti kerajaan akan kaya. Semua rakyatku pun akan makmur,” tukas raja.

Benar saja. Akibat dari sikap raja yang keras kepala itu, semua rakyatnya hidup dalam kesengsaraan. Semua merasa khawatir, ketika ada pencarian prajurit baru di kerajaan. Mereka takut, jika anak laki-laki atau suami mereka menjadi prajurit dan tewas dalam peperangan. Rakyat lebih memilih wilayah kerajaan sempit, namun mereka bisa bersama dengan keluarga.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakek Tua dan Cucunya

Tubuhku Pelunas Hutang Suamiku

Cerita Rakyat Sulawesi Selatan : Putri Tandampalik