Tiga Anak Tikus Yang Malas

Di sebuah keluarga kecil, yang terdiri dari induk tikus dan tiga anaknya, tinggal di sebuah hutannagapoker88.

Ketiga anak tikus itu hanya tahu bermain, sehingga semua pekerjaan rumah dikerjakan oleh induk tikus. Tidak hanya itu, tugas mencari makanan pun dilakukan induk tikus seorang diri.


Suatu pagi, induk tikus tampak sibuk membereskan rumah. Ia merasa sangat lelah. Sementara itu, ketiga anaknya baru bangun dari tidur.

“Anak-anakku, pergilah cari makanan sendiri. Ibu sedang sibuk membereskan rumah,” perintah induk tikus kepada ketiga anaknya.

Ketiga anaknya yang baru bangun tidur itu pun seketika menjadi kesal.

“Kami tidak mau, Bu. Itu kan tugas Ibu,” jawab salah satu anak tikus.

Betapa sedihnya induk tikus ketika mendengar jawaban anaknya.

“Apa kamu tidak bisa membantu ibumu, Nak?” bujuk induk tikus.

“Tidak bisa, Bu. Kami hendak pergi bermainjudi casino,” sahut anak tikus yang lain.

Mau tak mau, induk tikus pun pergi keluar rumah untuk mencari makanan. Jika ia tidak mencari makanan, lalu siapa yang akan memberi nak-anaknya makan?

Setelah mendapatkan makanan, induk tikus pulang. Anak-anaknya sendiri belum pulang bermain. Begitu pulang, semua makanan tersebut langsung dimakan habis oleh anak-anaknya.

Setiap hari, induk tikus mencari makan dan membereskan rumah tanpa bantuan anaknya. Hingga suatu ketika, induk tikus jatuh sakit Badannya lemas, tak bisa melakukan apa-apa. Saat itu, anak-anaknya baru pulang bermain.

“Anak-anakku, maafkan Ibu. Ibu tidak bisa mencarikan kalian makanan. Ibu sedang tidak enak badan. Kalian cari makan sendiri, ya,” pinta induk tikus.

Melihat ibu mereka sakit, barulah ketiga anak tikus itu mencari makan sendiri. Tapi sayang, mereka hanya mencari makan untuk diri mereka sendiri. Alhasil, induk tikus yang lunglai itu harus keluar rumah untuk mencari makan.

Setelah mencari makan, induk tikus merasa kehausan. Tapi, tenaganya sudah habismainkasino. Ia pun menyuruh ketiga anaknya untuk mengambil air di dekat sungai

“Tidak mau, Bu. Ibu ambil sendiri saja airnya. Kami hendak bermain ke padang rumput. Bermain di sana sungguh menyenangkan,” tolak ketiga anak tikus.

Sungguh, alangkah sedihnya hati induk tikus. Ia tak menyangka anak-anaknya akan setega itu kepadanya. Akhirnya, induk tikus pergi sendiri ke sungai.

Sementara itu, anak-anak tikus sedang bermain di padang rumput. Tanpa diduga, ada elang yang sedari tadi mengintai mereka. Saat mendapat kesempatan, elang itu terbang menukik dan langsung menerkam anak-anak tikus. Anak-anak tikus itu pun mati dimangsa elang.

Itulah akibat durhaka kepada orang tua. Andai tadi anak-anak tikus itu menuruti perintah ibu mereka, pasti mereka tak akan diterkam elang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kakek Tua dan Cucunya

Tubuhku Pelunas Hutang Suamiku

Cerita Rakyat Sulawesi Selatan : Putri Tandampalik